Merdeka?

Merdeka pada jasad, tapi terpenjara pada jiwa. Acapkali apa yang hendak dizahirkan, tidak mampu diluah, takut akan satu kuasa bukan dari yang Esa. Merdeka kah kita bila takut bukan pada Yang Satu? Aku terasa sebak bila melaungkan kata keramat "MERDEKA" tapi hakikatnya jiwa meronta, dipenjara rasa.

Satu waktu aku pernah percaya ruang siber ini merdeka, tapi akhir-akhir ini kepercayaan itu ternyata tersasar. Tiada apa yang merdeka, kecuali kepada mereka yang memiliki kuasa. Merdeka untuk yang hak... malangnya aku tak punya hak itu.....









Mawar putih, lambang kematian satu kemerdekaan
.

Comments

indica said…
Mendeka, mendeka, mendeka !!

p/s: Laungan yg mendambakan sebuah jiwa yg merdeka..

Popular posts from this blog

Papan tanda dan maksudnya

Datuk Leslie Davidson, a Planter Extraordinaire

Corduroy ku